Ini adalah sosmed-sosmed yang biasa dipakai untuk marketing:

  • Facebook

Ukuran Facebook sangat besar dan hampir semua orang, dari berbagai minat dan usia, menggunakan Facebook. Jadi ada kemungkinan besar bahwa target market Anda juga disana. Tapi karena volumenya besar dan banyak posting yang dipasang setiap menitnya, maka tingkat interaksi antara pengguna dan post/page bisnis akan sangat kecil juga. Maka dari itu, mungkin akan memerlukan biaya iklan untuk meningkatkan interaksi. Oleh karena volume yang besar juga, pastikan bahwa kualitas konten nya juga bagus. Frekuensi posting tidak perlu tinggi, kontennya saja yang harus berkualitas.Konten Facebook juga beragam: ada artikel, video, gambar/foto, link. Jadi lebih baik gunakan semuanya, jangan hanya fokus ke 1 saja.

  • Twitter

Jika apa yang dipromosikan bisa dipromosikan dalam teks yang singkat/tidak terlalu panjang dan ada linknya, gunakan Twitter. Volume pengguna Twitter tidak setinggi Facebook jadi frekuensi posting tinggi dianjurkan.

  • LinkedIn

Jika target marketnya adalah bisnis dan bukan konsumer, LinkedIn bisa jadi sosial media yang tepat karena disinilah para pemilik bisnis dan profesional berkumpul. Frekuensi posting tidak tinggi tetapi kontennya perlu berkualitas tinggi, informatif, dan edukatif (terutama yang memberikan nilai kepada orang lain).

  • Instagram

Sesuai dengan kegunaannya selama ini - untuk post foto/gambar dan video. Bila produk yang ingin dipasarkan bisa dijadikan foto/video yang indah dan menarik, gunakan Instagram. Jika tidak bisa menjadikan foto/video yang indah, jangan gunakan sosial media ini. Penggunaan Instagram juga bisa digabungkan dengan Facebook dan Twitter karena foto/gambar yang di post di Instagram bisa di post kembali di Facebook dan Twitter. Volume Instagram juga mulai meningkat (meskipun tidak sebesar Facebook); tapi penggunanya lebih banyak orang-orang yang lebih muda.