Search Engine Optimization (SEO) adalah teknik yang harus anda kuasai (dan aplikasikan) sebagai pemilik website untuk mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari/search engine. 

(contoh mesin pencari)


Semakin atas peringkat website Anda di Google ataupun search engine lainnya, kesempatan untuk orang-orang yang menggunakan search engine (hampir semua orang di seluruh dunia) untuk mengunjungi website Anda pun akan semakin besar. Contoh: coba bayangkan pada saat seseorang mengetik 'beli microwave' di Google atau mesin pencari lainnya, dan website Anda - karena Anda menjual microwave - muncul di halaman pertama atau malah di peringkat pertama di halaman pertama tersebut. Kalau Anda sebagai pelanggan, apakah Anda akan meng-klik website Anda? Pastinya. Itulah gunanya optimasi SEO untuk bisnis Anda.


Tetapi, tidak semua orang memerlukan SEO. Ini karena tidak semua website membutuhkan pengunjung dari mesin pencari. Ada jenis-jenis website yang justru tidak efektif kalau memanfaatkan SEO sebagai strategi utamanya. SEO hanya efektif ketika jenis website yang ingin dipasarkan adalah jenis website yang banyak dicari lewat mesin pencari.

Contoh pihak yang memerlukan SEO:

  1. Blogger profesional
  2. Pemilik website bisnis
  3. Affiliate & CPA marketer
  4. Pengembang software berbasis web
  5. Profesional yang memanfaatkan website untuk membangun reputasi
  6. Profesional yang memiliki portfolio online
  7. Penjual produk/jasa lewat internet
  8. Pengusaha yang ingin melakukan pemasaran online
  9. Pemilik toko online (contoh toko online)


Contoh website yang tidak memerlukan SEO:

  1. Humor/hiburan
  2. Blog personal
  3. Cerita fiksi

Untuk jenis-jenis website diatas, mungkin strategi pemasaran yang utama adalah Social Media Marketing (SMM) atau iklan berbayar.